Keseruan Hubungan Kakak Dan Adik Yang Benci Tapi Di Satu Sisi Sayang

Keseruan Hubungan Kakak Dan Adik Yang Benci Tapi Di Satu Sisi Sayang

Mungkin beberapa orang masih tidak percaya dengan ungkapan benci tapi sayang. Ada beberapa orang memiliki pemikiran seperti ya kalau benci-benci. Sayang ya sayang. Jadi sekali benci akan benci sekali, dan tidak akan ada sayang atau kasih sedikitpun disana. Tapi ada juga yang ungkapan yang dimana benci tapi sayang. Dimana orang sudah benci, karena sikapnya atau perkataannya yang menyakitkan. Tapi tetap masih ada perasaan sayang. Jadi mau sekesal apapun, mau semarah apapun, sesedih apapun, tetap masih ada rasa sayang didalamnya. Masih ada simpati dan empati. 

Keseruan Hubungan Kakak Dan Adik Yang Benci Tapi Di Satu Sisi Sayang

Dan hal tersebut biasanya terjadi pada hubungan kakak beradik. Dimana mereka bisa sangat tidak cocok, berantem karena beberapa hal sepele. Tapi meskipun begitu tapi itu membuat mereka semakin melekat dan semakin membutuhkan satu sama lain. Semakin sayang satu sama lain. Dan itu yang dibutuhkan. Kadang seorang kakak terlihat begitu cuek dan dingin, terlihat tidak peduli dan egois. Biasanya itu yang dipikirkan oleh adiknya. Itu adalah pandangan si adik ke kakaknya. Tapi sebenarnya tidak seperti itu. Itu hanyalah sebuah asumsi seorang adik yang kesal pada kakaknya. 

Dan begitupun sebaliknya dimana kakak melihat adik yang begitu keras kepala, begitu manja, dan kadang susah di atur. Rasanya kesal, sehingga rasanya ingin mengatakan, “hey, dewasalah sedikit” atau ungkapan-ungkapan lainnya yang seperti itu. Rasanya kesal, gemas, tapi ya mau dikatakan apalagi. Tetap harus terima karena itu adalah saudaramu. Tapi saat baiknya, adik bisa sangat perhatian, dan membela kakaknya didepan orang tua, atau di depan orang. Dia akan mengangkat kakaknya. Dia akan membanggakan kakaknya di depan orang-orang. Dan itu rasanya senang sekali. 

Sehingga wajar saja jika dalam hubungan kakak adik walaupun ada berantem-berantemnya, ada selisih paham, ada adu mulut, sampai bertengkar tidak mau melihat satu sama lain, tapi di hati kecilnya mereka masih sangat saling menyayangi satu sama lain. Dan itu berasa sekali. Itu sangat-sangat terasa.