Inilah Alasan Mengapa Semut Menyukai Makanan Manis


Pernahkah Anda melihat semut berkerumun mencari makanan yang jatuh di lantai rumah Anda? Tampaknya tidak ada sisa untuk semut, mereka dimakan secara berkelompok.

Apalagi kalau makanan atau minumannya manis-manis, kerumunan semutnya banyak sekali dalam hitungan detik, entah dari mana semut itu berasal. Penasaran, mengapa semut menyukai makanan manis, terutama gula? Yuk simak penjelasannya di bawah ini. Hewan yang satu ini memang memiliki radar yang sangat sensitif untuk menemukan sumber gula. Jadi jangan heran, jika makanan atau minuman manis jatuh atau tumpah, segerombolan semut akan langsung datang.

Semut adalah serangga yang dikenal aktif dan pekerja keras

Jadi jangan heran guys, karena semut sangat aktif, mereka secara alami membutuhkan zat yang dapat menghasilkan energi untuk mereka. Adalah normal bagi semut untuk mendambakan gula dalam makanan atau minuman manis. Kemudian gula yang mereka dapatkan diubah menjadi energi baru oleh semut.

Sebenarnya bukan hanya makanan atau minuman yang manis-manis guys, semut juga menyukai berbagai makanan yang para semut pikit penting untuk kebutuhan hidupnya. Karena selain energi, mereka juga membutuhkan zat lain yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Setelah makan, mereka biasanya akan membawanya langsung ke sarang dengan bekerja sama. Semut tidak hanya makan atau minum, tetapi juga mengerumuni serangga, tanaman, dan makanan lain yang sudah mati.

Meskipun banyak jenis semut, walau ada yang menggigit manusia dan tidak, namun semua semut ini memiliki kegiatan yang sama. Semut yang mengigit manusia biasanya mereka mencium ada bau sesuatu di tubuh orang tersebut. Untuk mencegah ini, Anda bisa menggunakan obat untuk anti semut seperti salep. Atau bisa juga Anda tidak makan secara berantakan yang menyebabkan bekas makanan tersebut tersebar ke bagian tubuh Anda.

Yuk jaga pola makan juga agar tidak memiliki gejala penyakit diabetes. Ini juga untuk mencegah kerumunan semut yang ingin mengigit tubuh Anda. Jadi, apakah Anda mengerti mengapa semut menyukai makanan atau minuman manis? Semoga artikel ini dapat menjawab rasa penasaran Anda dan menambah wawasan baru.

Beginilah Cara Untuk Merawat Sofa Berbahan Fabric


Di antara sekian banyak bahan sofa minimalis, tidak bisa dipungkiri bahwa sofa berbahan kain menarik perhatian banyak orang. Modelnya yang minimalis dan simpel membuat banyak orang jatuh hati. Selain itu, harganya pun sangat beragam dan ramah di kantong. Hal ini tentunya menjadi alasan utama mengapa banyak yang memilih sofa berbahan kain ini. sofa kain

Bagi Anda yang ingin membeli sofa kain atau mungkin sudah memilikinya di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antara mereka:

Pemeliharaan sofa

Perlu diperhatikan bahwa setiap sofa memiliki perawatan yang berbeda tergantung dari bahan pelapisnya. Nah, untuk sofa berbahan kain, perawatannya adalah sesuatu yang ekstra. Karena kain sofa memiliki sifat yang mudah menyerap debu, noda bahkan tumpahan. Untuk perawatan harian, Anda bisa membersihkan permukaan sofa dengan penyedot debu. Dengan cara ini, debu tidak akan menumpuk dan mengotori permukaan kain. Anda juga bisa menggunakan uap untuk mengukus permukaan sofa dan menghilangkan kotoran dari pori-pori kain.

Menghilangkan noda

Noda membandel di permukaan sofa seringkali menjadi musuh bersama. Dan bintik-bintik ini bisa datang dari mana saja. Itu bisa tanpa sengaja menumpahkan saus saat makan, menumpahkan susu si kecil di sofa, atau bahkan dari noda hewan peliharaan. Nah, perawatan pertama saat menemukan noda pada sofa adalah dengan mengelapnya dengan kain lembut. Jangan membersihkan terlalu keras karena noda bisa menyebar. Tekan saja. Kemudian baca instruksi perawatan di manual yang disertakan dengan pembelian sofa. Di sana perlu memperhatikan apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan noda agar tidak mengubah warna sofa.

Menjaga Sofa Dengan Cara Ini

Akhirnya, ada beberapa hal yang dapat Anda coba:

  • Jangan hanya duduk di bagian sofa mana pun. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari bentuk jok pada satu sisi saja. Bagian yang sering digunakan lama kelamaan akan mengecilkan sofa, sehingga akan terasa aneh jika hanya satu bagian yang rusak. Biasakan hang out agar semua ruang merata.
  • Jangan letakkan sofa di area yang terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, kain di permukaan sofa bisa cepat pudar atau berubah warna. Jadi pilih-pilih posisi penempatan, ya.

Itulah beberapa cara merawat sofa kain Anda. Selamat mencoba dan semoga membantu, ya!